Tennessine

Tennessine (Ts)

unsur kimia dengan lambang Ts dan nomor atom 117
Nomor atom117
Massa atom294
Nomor massa291
Golongan17
Periode7
Blokp
Proton117 p+
Neutron174 n0
Elektron117 e-
Animated Model Bohr of Ts (Tennessine)

Sifat Fisik

Jari-Jari Atom
Volume molar
Jari-jari kovalen
165 pm
Metallic Radius
Jari-jari ion
Crystal Radius
Jari-jari van der Waals
kepadatan
7,2 g/cm³

Sifat Kimia

Energi
proton affinity
Afinitas elektron
Energi ionisasi
Panas penguapan
kalor peleburan
Perubahan entalpi pembentukan standar
Elektron
kelopak elektron2, 8, 18, 32, 32, 18, 7
Model Bohr: Ts (Tennessine)
Elektron valensi7
Struktur Lewis: Ts (Tennessine)
konfigurasi elektron[Rn] 5f14 6d10 7s2 7p5
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 6s2 4f14 5d10 6p6 5f14 6d10 7s2 7p5
Enhanced Model Bohr of Ts (Tennessine)
Orbital Diagram of Ts (Tennessine)
bilangan oksidasi
elektronegativitas
Electrophilicity Index
kondisi dasar materi
fase zatSolid
gaseous state of matter
Titik didih
Titik lebur
critical pressure
critical temperature
Titik tripel
appearance
warna
Tak berwarna
appearance
Indeks bias
thermodynamic material property
Kondusivitas termal
Pemuaian
molar heat capacity
Kapasitas kalor molar
heat capacity ratio
electrical properties
tipe
konduktivitas listrik
resistivitas listrik
superkonduktivitas
magnetisme
tipe
Suseptibilitas magnetik batuan (Mass)
Suseptibilitas magnetik batuan (Molar)
Suseptibilitas magnetik batuan (Volume)
magnetic ordering
Curie temperature
Néel temperature
struktur
Struktur kristal ()
Konstanta kisi
Lattice Angles
mechanical property
Kekerasan
Modulus kompresi
Modulus geser
modulus Young
Rasio Poisson
kecepatan suara
klasifikasi
KategoriHalogen, Halogens
CAS GroupVIIB
IUPAC GroupVIIA
Glawe Number
Mendeleev Number111
Pettifor Number
Geochemical Class
Klasifikasi Goldschmidtsynthetic

lain-lain

Gas Basicity
polarizability
76 ± 15 a₀
C6 Dispersion Coefficient
allotrope
neutron cross section
Neutron Mass Absorption
Bilangan kuantum2P3/2
Grup ruang ()

Isotop tenesin

Isotop stabil0
Isotop tidak stabil4
Natural Isotopes0

291Ts

Nomor massa291
nomor neutron174
bobot atom
291,205748 ± 0,00064 Da
g-factor
natural abundance
peluruhan radioaktif☢️ radioactive element
Waktu paruh
Spin
nuclear quadrupole moment
tanggal penemuan
parity

modus peluruhanintensitas
α (α emission)
SF (spontaneous fission)

292Ts

Nomor massa292
nomor neutron175
bobot atom
292,207861 ± 0,000718 Da
g-factor
natural abundance
peluruhan radioaktif☢️ radioactive element
Waktu paruh
Spin
nuclear quadrupole moment
tanggal penemuan
parity

modus peluruhanintensitas
α (α emission)
SF (spontaneous fission)

293Ts

Nomor massa293
nomor neutron176
bobot atom
293,208727 ± 0,000835 Da
g-factor
natural abundance
peluruhan radioaktif☢️ radioactive element
Waktu paruh
25 ± 6 ms
Spin
nuclear quadrupole moment
tanggal penemuan2010
parity

modus peluruhanintensitas
α (α emission)100%

294Ts

Nomor massa294
nomor neutron177
bobot atom
294,21084 ± 0,000637 Da
g-factor
natural abundance
peluruhan radioaktif☢️ radioactive element
Waktu paruh
70 ± 30 ms
Spin
nuclear quadrupole moment
tanggal penemuan2010
parity

modus peluruhanintensitas
α (α emission)100%

sejarah

penemu atau penciptaJoint Institute for Nuclear Research/Oak Ridge National Laboratory
tempat penemuanRussia/United States
tanggal penemuan2010
etimologiNamed after the state of Tennessee in United States.
pelafalan

sumber

Kelimpahan alami
Kelimpahan di kerak bumi
natural abundance (samudra)
natural abundance (tubuh manusia)
0 %
natural abundance (Meteoroid)
0 %
natural abundance (matahari)
0 %
Kelimpahan di alam semesta
0 %

Nuclear Screening Constants